CASE STUDY

Female Wellbeing: Meningkatkan Kesadaran dan Kesejahteraan Wanita

Share on facebook
Share on linkedin
Share on whatsapp

Audience

Proyek ini khusus ditujukan untuk wanita dewasa di usia produktif, mencakup beragam latar belakang pendidikan, profesi, dan status pernikahan.

Goals

  • Tujuan utama dari proyek ini adalah untuk memberdayakan wanita dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka secara keseluruhan, baik di tempat kerja maupun dalam kehidupan pribadi.

Learning Objectives

  • Pemahaman tentang Kesehatan Mental dan Fisik: Meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental dan fisik, termasuk pencegahan dan penanganan masalah kesehatan khusus wanita.
  • Pengelolaan Stres dan Keseimbangan Hidup: Membekali peserta dengan strategi pengelolaan stres dan teknik untuk menyeimbangkan karir dengan kehidupan pribadi.
  • Kehidupan Pribadi dan Profesional: Memberikan wawasan tentang dinamika kehidupan lajang, pernikahan, dan parenting, serta bagaimana memadukan ini dengan aspirasi karir.
  • Kesehatan Reproduksi dan Estetika: Menyediakan informasi tentang organ reproduksi wanita dan memperkenalkan konsep estetika dalam konteks kesejahteraan pribadi.
  • Ketangguhan dan Pemberdayaan Wanita: Meningkatkan pemahaman tentang pentingnya ketangguhan dan pemberdayaan diri dalam menghadapi tantangan sebagai wanita di masyarakat modern.

Training Strategy

Menggunakan pendekatan blended learning yang menggabungkan video interaktif, webinar, dan diskusi kelompok, proyek ini dirancang untuk memfasilitasi pembelajaran mandiri serta kolaborasi dan dukungan komunal.

e-Learning Solution

Platform e-Learning yang digunakan adalah Zoom, Moodle, dan Facebook Page.

Learning Activities

  • Video edukatif tentang topik kesehatan dan kesejahteraan.
  • Webinar dengan para ahli kesehatan dan psikologi.
  • Diskusi kelompok untuk berbagi pengalaman dan strategi.
  • Weekly checklist untuk mengerjakan weekly challenge.

How to Measure Training Success

  • Kesuksesan pelatihan diukur melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan.
  • Survei kepuasan peserta.
  • Analisis keterlibatan dan partisipasi dalam kegiatan kursus.

Cek case study lainnya